Kamis, 09 Januari 2014

Cahaya Islam Di Eropa



Sejarah Islam di Eropa

Sejarah Islam di Eropa menjadi cerita perkembangan Islam yang cukup menarik. Mengingat Eroapa adalah kawasan yang memiliki kepercayaan selain Islam yang cukup kental dan mengakar. Rasanya hampir mustahil membayangkan bahwa Islam memiliki jejak-jejak yang tertinggal di benua biru tersebut. Faktanya? Islam memiliki sejarah di sana.
Belajar tentang Islam bukan hanya belajar tentang aqidah, tentang salat, tentang sejarah nabi, tapi juga belajar yang lain yang berhubungan dengan Islam. Salah satunya ya.. belajar tentang sejarah perkembangan Islam di muka bumi.
Mengetahui perkembangan Islam di muka bumi termasuk di Eropa mengajarkan kita tentang banyak hal. Terutama tentang  perjuangan dan keyakinan umat muslim untuk menyebarkan ajaran Allah. Mengetahui hal ini bisa membuat kita menjadi seorang yang lebih mencintai ajaran Islam itu sendiri.
Membaca kisah-kisah perjuangan dalam sejarah Islam akan menimbulkan sensasi lain. Ini bisa menumbuhkan kecintaan umat muslim pada para pejuangnya. Dan akhirnya pada agama yang dipeluknya, yakni Islam.
Karena kebagggaan yang dirasakan dalam hati akan membuat seseorang semakin kuat menjalani dan menyakini satu ajaran tertentu. Tidak berbeda jauh ketika tidak bangga terhadap suatu hal, semakin yakin untuk mengidolakannya, bukan? Keyakinan semakin kuat ada di dalam hati.
Agama adalah hal yang mendasar. Pegangan hati dalam menjalani kehidupan. Tanpa itu, hati ibarat kosong. Sekalipun harta berlimpah, kekuasaan berada ditangan, tanpa agama semua akan terasa semu. Oleh sebab itulah, sejak zaman dahulu agama menjadi hal yang diperjuangkan oleh masing-masing dari mereka yang mempercayainya.
Perkembangan Sejarah Islam di Eropa
Perkembangan dan sejarah Islam di Eropa, tentunya tak luput posisi geografis wilayah Eropa. Dilihat dari letak geografis bumi, benua Afrika dan benua Eropa merupakan daratan yang terdekat dengan wilayah Timur Tengah. Adapun wilayah Spanyol merupakan wilayah yang terdekat dari benua Eropa yang berhasil diduduki oleh kaum Muslim.
Posisi geografis memiliki peranan yang penting dalam penyebaran agama Islam di Eropa. Begitulah kira-kira yang tercatat dalam sejarah Islam di Eropa. Jarak yang dekat, memudahkan penyebaran dari Timur Tengah ke Spanyol menjadi mungkin. Setelah itu Islam menyebar ke berbagai negara yang ada di Eropa.
1.      Masuknya Islam ke Spanyol
Sejarah Islam di Eropa dimulai pada musim dingin tahun 639, khalifah Umar bin Al-Khaththab menunjuk beberapa jendral untuk memimpin ekspedisi ke daratan terdekat. Mughits Al Rumi ditunjuk untuk menguasai bagian barat, dan berhasil merebut Kordoba.
Tahun berikutnya, sebagian wilayah Spanyol seperti Madinah, Sidonia dan Carmona, Sevilla, dan Merida berhasil dikuasai oleh pasukan Muslim. Kemudian bergerak ke Aragon, Leon, Asturia, dan Galicia. Penaklukan kota Saragosa menjadi akhir dari pasukan Muslim menguasai wilayah Spanyol, lalu saragosa dikenal dengan nama Al-Andalus.
Pasukan Muslim melanjutkan ekspansinya ke wilayah utara Spanyol, yaitu Prancis. Tahun 732, wilayah yang pertama kali berhasil dikuasai adalah Poitiers dan Tour dengan melawan Charles Martel. Dua tahun kemudian pasukan Muslim berhasil menguasai Avignon. Disusul Lyon, Narbonne dan sebagian wilayah Provence hingga Mediterania berhasil dikuasai pada tahun 734.
Spanyol dan Prancis merupakan dua negara Eropa pertama yang mendapt pengaruh dari ajaran Islam. Siapa yang menyangka bahwa dua negara yang digjaya karena sepakbolanya tersebut pada tahun 700-an pernah mendapatkan pengaruh dan kekuasaan dari para pejuang Muslim.
2.      Masuknya Islam ke Prancis
Pada tahun 792 di bawah pimpinan Hisyam I (788-796) agama Islam mulai diperkenalkan ke penjuru barat laut dan timur laut Jazirah Iberia. Selain bermula dari Spanyol, cerita sejarah Islam di Eropa berlanjut hingga ke Prancis.
Setelah menguasai Catalonia, pasukan Muslim menuju Prancis tenggara untuk bergabung dengan pasukan Muslim yang sudah lebih dulu tinggal di san. Lalu mereka menguasai Narbonne dan Carcassonne, Arles dan Nimes.
Pada tahun 806-808, setelah menduduki pulau Marjoca, pasukan Spanyol, Afrika dan Nice, mereka bergabung untuk menduduki Corsia dan Sardinia. Kemudian pada akhir abad itu, pasukan Muslim berusaha untuk menguasai Prancis tenggara dan wilayah timur Marseille sampai wilayah pegunugan Alpen.
Sepak terjang dan perjuangan pasukan Muslim untuk menyebarkan Islam di daratan Eropa ternyata tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka berhasil menaklukkan beberapa wilayah Eropa. Ini dicapai tentu saja dengan perjauangan yang tiada henti.
Sejarah islam di Eropa berlanjut pada tahun ke-900 Masehi. Pada tahun 900, pasukan Muslim berhasil menguasai sebagian wilayah Prancis seperti daerah Provence, Dauphine, Pidemont, Monferrat, La Maurienne, Rhine, St. Gall, Great st. Benard st,Remy, mediterania selatan, Nice timur.
Pada tahun 975, bangsa Hun dari utara dan Hungaria dari timur berhasil mengusir pasukan Muslim dari wilayah Prancis. Keberadaan pasukan Muslim di Prancis dan swiss berakhir pada abad kesepuluh.
Pasukan Muslim tidak bertahan lama mempertahankan kepercayaannya di benua biru tersebut, mereka hanya memiliki waktu sebentar dan kemudian diusir oleh penduduk Hungaria.

Sejarah Islam di Erop, Mausknya Islam ke Negara-negara Lain di Eropa

Sebelum pasukn muslim mengalami pengusiran di Prancis tahun 832, pasukan Muslim berhasil merebut Sicilia sampai tahun 1058 ketika bangsa Norman tiba di pulau tersebut. Dan kedua belah pihak bersekutu untuk memerintah wilayah tersebut sampai dua abad kemudian. Sejarah Islam di Eropa ternyata tidak selamanya muram. Terbukti dari lamanya pasukan Muslim berkuasa di kawasan Eropa.
Ekspansi pasukan Muslim ke bebrapa wilayah di atas secara langsung membawa pengaruh budaya, seni, pemerintahan, perdagangan, industri, pertanian, bahkan agama Islam yang dianut pasukan Muslim mulai dipelajari, bahkan dianut oleh sebagian penduduk asli Eropa.
Perlahan tapi pasti pengaruh Muslim tersebut dirasakan oleh masyarakat Eropa. Tradisi Islam bukan hanya berkenaan dengan hal-hal yang sifatnya kepercayaan, tapi sistem pemerintahan. Dan hal tersebut secara tidak sadar telah mempengaruhi warga Eropa.
Pad abad ketiga hingga abad keempat belas, keberadaan pasukan Muslim di Spanyol mengalami kemunduran dengan jatuhnya Granada. Sejarah Islam di Eropa kembali mengalami masa-masa sulit. Lalu terbentuklah Negara Utsmaniyah pada tahun 1299  di Anatoli oleh Utsman I. Negara Utsmaniyah memindahkan pemerintahan ke Adrianopel pada tahun 1366.
Konstantinopel berhasil ditaklukan pada tahun 1453 dan namanya berubah menjadi Istambul (atau kota Islam). Islampul atau Istambul menjadi ibu kota kekhalifahan Muslim yang kuat. Pemerintahan Utsmaniyah meluaskan daerah kekuasaannya ke wilayah Bulgaria, Serbia, dan Rumania. Lalu melanjutkan ke Balkan, Eropa trngah dan Rusia selatan.
Pada pertengahan abad keenam belas, pasukan Muslim sudah menguasai Laut Hitam, Wina dan Pulau Rhodes sehingga Islam semakin berkembang kuat di wilayah Balkan tengah.
Sejarah Islam di Eropa dari Perang salib
Kita sama-sama tahu, bahwa Perang Salib merupakan perang terbesar yang terjadi antara umat Muslim dan Kristen. Sejarah Islam di Eropa juga mengena pada tragedi perang besar ini. Para pejuang Perang Salib (abad ke-12 dan 14) yang terluka dan ditinggalkan oleh pasukannya karena kekalahan melawan pasukan Muslim.
Mereka kemudian mendapat perawatan dari kaum Muslim, dari sinilah para pejuang tersebut mulai mengenal Islam, bahkan sebagian dari mereka ada yang memeluk agama Islam. Dari sinilah, Islam mulai mendapatkan tempat di hati warga Eropa.
Kelebihan kaum Muslim (dalam bidang sosial, budaya, etika, dan agama) telah membuat salah satu komandan tentara Salib masuk Islam. Contohnya saja seorang Templar Inggris bernama Robert dari St. Albans yang menjadi mualaf karena kecintaan dan kekagumannya pada etika dan kehalusan budi Islam.
Sejarah Islam di Eropa tidak bisa dihapuskan dari sejarah perkembangan Islam di dunia. Meskipun pada akhirnya penganut Islam di benua biru tersebut tidak dominan, tapi Islam tetap memiliki sejarah yang tidak mungkin dihapuskan dari sejarah mereka sebagai warga Eropa.

“Islam dulu pernah menjadi sumber cahaya terang benderang ketika Eropa di liputi abad kegelapan. Islam pernah bersinar sebagai peradaban paling maju di dunia, ketika dakwah bisa bersatu dengan pengetahuan dan kedamaian, bukan dengan teror atau kekerasan.”

Senin, 06 Januari 2014

yuk.. Sedekah



Manfaat Shadaqah

Sedekah asal  kata bahasa Arab shadaqah yang berarti suatu pembertian yangb diberikan oleh seorang muslim kepada orang lain secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Juga berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seseorang sebagai kebajikan mengharp ridho Allah SWT dan pahala semata. Sedangkan dalam pengrtian di atas oleh para fuqaha (ahli fikih) disebut sadaqah at-tatawwu’ (sedekah secara spontan dan sukarela).
Di dalam Alquran banyak sekali ayat yang menganjurkan kaum Muslimin untuk senantiasa memberi sedekah. Di antara ayat yang dimaksud adalah firman Allah SWT yang artinya :
“Tidak ada kebaikan pada kebaikan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak kami akan memberi kepadanya pahala yang besar.” (QS An Nisaa [4]: 114).
Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalannya seperti orang yang melakukannya. (HR. Bukhari).
1.       Amalan yang Utama
Rasulullah SAW telah bersabda: “Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Tangan diatas adalah yang memberi dan tangan yang di bawah adalah yang menerima” (HR. Muslim)
Umar Bin Khathtab pernah berkata: “Sesungguhnya amalan-amalan itu saling membanggakan diri satu sama lain, maka sedekahpun berkata (kepada amalan-amalan lainnya),’Akulah yang paling utama diantara kalian’
2.       Melindungi dari bencana
Rasulullah SAW pernah bersabda: “Obatilah orang sakit diantara kalian dengan sedekah”
Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah mengatakan: “Sesungguhnya sedekah bisa memberikan pengaruh yang menakjubkan untuk menolok berbagai macam bencana sekalipun pelakunya orang yang fajir (pendosa), zhalim atau bahkan orang kafir, karena Allah SWT akan menghilangkan berbagai macam bencana dengan perantara sedekah tersebut...”
3.       Berlipat Ganda pahalanya
Allah SWT telah berfiman: “Perumpamaan (infak yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menginfakan hartannya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (Karunia-Nya) lagi Maha mengetahui(QS.Al-baqarah: 261)
Rasulullah SAW juga bersabda: “Barangsiapa bersedekah senilai satu biji kurma yang berasal dari mata mencaharian yang baik- dan Allah tidak akan menerima kecuali yang baik-maka sesungguhnya Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya, kemudian dipelihara untuk pemiliknya, sebaimana seseorang diantara kalian memelihara anak kuda, sehingga sedikit itu menjadi (besar) seperti gunung.”
4.       Dapat Menghapus Dosa dan Kesalahan
Rasul SAW bersabda: “Bersedekahlah kalian, meski hanya dengan sebiji kurma. Sebab sedekah dapat memenuhi kebutuhan orang yang kelaparan, dan memadamkan kesalahan, sebagaimana air memadamkan api.”
Mereka juga menasehati kepada para pedagang: “Wahai sekalian pedagang, sesungguhnya setan dan dosa menghadiri jual beli kalian, maka sertahilah jual beli kalian dengan sedekah.”
5.       Menjadikan Harta Berkah dan Terus Berkembang
Allah SWT berfirman: “Katakanlah,’sesungguhnya Rabb-ku melapangkan rejeki bagi siapa yang dikehendaki diantara hamba-hambanya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya). Dan apa yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rejeki sebaik-baiknya. (QS.Saba’:39)
Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah akan mengembangkan sedekah kurma atau sepotong makanan dari seorang diantara kalian, sebagaimana seseorang diantara kalian memelihara anak kuda atau anak untanya, sehingga sedekah tersebut menjadi besar seperti bukit Uhud”

Senin, 30 Desember 2013

Ukhuwah Islam



rohaniislamsmankerjo.blogspot.com

WAHAI SAUDARAKU
KU MENCINTAIMU DENGAN SEGALA KELEBIHANMU BERIKUT KEKURANGANMU

1.     MUKMIM ITU BERSAUDARA
-        Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmim, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari Kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa menutup aib seorang muslim, pasti Allah akan menutup aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hambanya Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya.” (HR. Muslim)

-        “Tidak beriman seorang muslim itu sehingga dia mencintai saudaranya seperti mana dia mencintai buat dirinya.” (Hadis Riwayat al-Bukhari)

-        Dari Abu Hurairah anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah saling mendengki, saling menipu, saling membenci, saling memutuskan hubungan dan janganlah sebagian kamu menyerobot transaksi sebagian yang lain, jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim itu saudara muslim yang lain, tidak boleh menzhaliminya, membiarkannya (tidak memberikan pertolongan kepadanya), mendustainya dan tidak boleh menghinakannya. Taqwa itu berada di sini, beliau menunjuk dadanya tiga kali. Cukuplah seorang (muslim) dianggap (melakukan) kejahatan karena melecehkan saudara muslimnya. Setiap muslim atas muslim lain haram darahnya, hartanya dan kehormatannya.” (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

2.     MANFAAT BERSILATURAHIM MENURUT AL_FAQIH ABU LAITS SAMARQANDI

1)      Memperoleh Ridha Allah SWT
2)      Membuat gembira orang lain
3)      Menyebabkan pelakunya disukai oleh para malaikat
4)      Mendatangkan pujian kaum muslim kepadanya
5)      Membuat marah iblis
6)      Memanjangkan usia
7)      Menambah berkah (cukup) rezekinya
8)      Membuat senang kaum kerabat yang telah meniggal, karena mereka senang anak cucunya selalu bersilaturahmi
9)      Memupuk rasa kasih sayang diantara keluarga sehingga timbul semangat saling membantu ketika berhajat
10)                       Menambah pahala sesudah pelakunya meniggal, karena ia akan selalu dikenang, dan di do’akan karena kebaikannya.

3.     LARANGAN MEMUTUS TALI PERSAUDARAAN

-        Dari Abdullah Bin Yusuf, memberitahukan kepada Malik Ibnu Syaihab dari Atha bin Yazid, dari Abu Ayub Al-Anshari Bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam besabda; “Tidak halah bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga malam, mereka bertemu, lalu seorang berpaling dan lainnya juga berpaling. Yang paling baik diantara keduanya adalah yang terlebih dahulu mengucapkan salam.” (HR. Bukhari. “taat krama”bab”hijrah dan ucapan Rasulullah SAW, tidah halal bagi seorang laki-laki menghindari saudaranya lebih dari tiga hari)

-        “Apakah mungkin jika kamu akan berkuasa akan mengacau dimuka bumi dan memutus hubungan keluarga, mereka yang dikutuk oleh Allah, maka dipekakan dan dibutakan pandangan mereka.” (QS. Muhammad. 22-23)

Manfaat Jilbab bagi Akhwat



Manfaat Jilbab menurut Islam dan Sains



Allah memerintahkan sesuatu pasti ada manfaatnya untuk kebaikan manusia. Dan setiap yang benar-benar manfaat dan dibutuhkan manusia dalam kehidupannya, pasti disyaratkan atau diperintahkan oleh-Nya. Di antara perintah Allah itu adalah berjilbab bagi wanita muslimah. Berikut ini manfaat berjilbab menurut Islam dan ilmu pengetahuan.

1.     Selamat dari adzab Allah (adzab neraka)
“Ada dua macam penghuni neraka yang tak pernah ku lihat sebelumnya; sekelompok laki-laki yang cemeti laksana ekor sapi, mereka menyambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita berpakaian namaun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang dikepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka (wanita-wanita seperti itu) tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak yang jauh” (HR. Muslim).
Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan yang dimaksud dengan “Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang” ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakan sebagian lainnya dengan maksud menunjukan kecantikannya.

“Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang”
 Ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakan sebagian lainnya dengan maksud menunjukan kecantikannya.

2.     Terhindar dari pelecehan
Banyaknya pelecehan seksual terhadap kaum wanita adalah akibat tingkah laku mereka sendiri. Karena wanita merupakan fitnah (godaan) terbesar. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam “sepeniggalku tak ada fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita.” (HR. Bukhari)
Jikalau wanita pada jaman Rasul merupakan fitnah terbesar bagi laki-laki padahal wanita pada jaman ini konsisten terhadap jilbab mereka dan tak banyak lelaki jahat saat itu, maka bagaimana wanita pada jaman sekarang??? Tentunya akan menjadi target pelecehan. Hal ini telah terbukti dengan tingginya pelecehan di negara-negara Eropa (wanita tidak berjilbab)

3.     Memelihara kecemburuan laki-laki
Sifat cemburu adalah sifat yang telah Allah subhanahu wata’ala tanamkan kepada hati laki-laki agar lebih lega menjaga harga diri wanita yang telah menjadi mahramnya. Cemburu merupakan sifat terpuji dalam Islam.
“Allah itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah adalah apabila seorang mukmin menghampiri apa yang diharamkan-Nya.” (HR.  Muslim)
Bila jilbab ditanggalkan, rasa cemburu laki-laki akan hilang. Sehingga jika terjadi pelecehan tidak ada yang akan membela.

4.     Akan seperti bidadari surga
“Dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang menundukan pandangannya, mereka tak pernah disentuh seorang manusia atau jin pun sebelumnya.” (QS. Ar-Rahman: 56)
“Mereka laksana permata yakut dan marjan.” (QS. Ar-Rahman: 56)
“Mereka laksana telur yang tersimpan rapi.” (QS. Ash-Shaffaat; 49)
Dengan berjilbab , wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga. Yaitu menundukan pandangan, tak pernah disentuh oleh yang bukan mahramnya, yang senantiasa dirumah menjaga kehormatan diri. Wanita ialah merupakan perhiasaan yang amat berharga.
Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga.

5.     Mencegah penyakit kanker kulit
Kanker adalah sekumpulan penyakit yang menyebabakan sebagian sel tubuh berubah sifatnya. Kanker kulit adalah tumor-tumor yang terbentuk akibat kekacauan dalam sel yang disebabkan oleh penyinaran, zat-zat kimia, dan sebagainya.
Penelitian menunjukan kanker kulit biasanya disebabkan oleh sinar Ultra Violet (UV) yang menyinari wajah, leher, tangan, dan kaki. Kanker ini banyak menyerang orang berkulit putih, sebab kulit putih mudah terbakar matahari.
Kanker tidaklah membeda-bedakan antara laki-laki dan wanita. Hanya saja, wanita memiliki daya tahan tubuh lebih rendah daripada laki-laki. Oleh karena itu, wanita lebih mudah terserang penyakit khususnya kanker kulit.
Oleh karena itu, cara untuk melindungi tubuh dari kanker kulit adalah dengan menutup kulit. Salah satunya dengan berjilbab. Karena dengan berjilbab, dapat melindungi kuilit dari sinar UV. Melindungi tubuh bukan dengan memakai kerudung gaul dan baju ketat. Kenapa? Karena hal itu percuma saja. Karena sinar UV masih bisa menembus pakaian yang ketat apalagi pakaian transparan. Berjilbab disini haruslah sesuai kritera berjilbab.

6.      Memperlambat gejala penuaan
Penuaan adalah proses alamiah yang sudah pasti dialami oleh semua orang yaitu lambatnya proses pertumbuhan dan pembelahan sel-sel dalam tubuh. Gejala-gejala penuaan antara lain adalah rambut memutih, kulit keriput, dan lain-lain
Penyebab utama penuaan adalah sinar matahari. Sinar matahari memang penting bagi pembentukan vitamin yang berperan penting terhadap kesehatan kulit. Namun, secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa sinar matahi merangsang melanosit (sel-sel melanin) untuk mengeluarkan melanin, akibatnya rusaknya jaringankolagen dan elastin. Jaringan kolagen dan elastin berperan penting dalam menjaga keindahan dan kelenturan kulit.
Jilbab adalah kewajiban untuk setiap muslim.
Krim-krim pelindung kulitpun tidak mampu melindungi kulit secara total dari sinar matahari. Sehingga dianjurkan untuk melindungi tubuh dengan berjilbab. Jilbab adalah adalah kewajiban untuk setiap muslimah. Dan jilbabpun memiliki manfaat. Ternyata tak sekedar membawa manfaat ukhrawi namun banyak juga manfaat duniawinya. Jilbab tak hanya sekedar menjaga iman dan takwa pemakainya, namun  juga membuat kulit terlindungi dari penyakit kanker dan proses penuaan.

Ternyat jilbab tak sekedar membawa manfaat ukhrawi namun juga manfaat duniawinya.
Jilbab tak hanya sekedar menjaga  iman  dan takwa pemakainya, namun juga membuat kulit terlindungi dari penyakit kanker dan proses penuaan.

Demikianlah Allah memberi kasih sayang kepada wanita melalui syariat Islam yang sempurna. (Rohis SMA N Kerjo)